Sabtu, 27 Oktober 2018

"The Beginning Of Universe - Ledakan Big Bang"

"The Beginning Of Universe - Ledakan Big Bang"
Yahaloo,seperti yang dijanjikan sebelumnya bahwa tekloggers akan nambah satu kategori lagi tentang space ,jadi ini thread pertama kali admin membahas ini ,
Sebelum melangkah ke "gravitasi nol" , "black hole" , "Gugus Bintang" , dan beberapa  materi lebih lanjut lainnya untuk pertama tama mari kita buat satu pijakan langkah tentang satu teori bagaimana alam semesta ini tercipta ,the beginning of everything.

Pernah terpikir dalam otak kalian ,satu pertanyaan bagiamana awalnya semesta ini diciptakan?

Salah satu penemu teori tersebut adalah Georges Lemaître yang mengungkapkan mengenai Ledakan Big Bang.

The Big Bang (ledakan dahsyat) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun lalu.

Jadi dalam teori ini awalnya alam semesta dalam keadaan sangat dan padat , dan berkembang secara terus menerus bahkan hingga hari ini,berdasarkan pengukuran terbaik yang dilakukan pada tahun 2009 , keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu,yang kemudian selalu menjadi Referensi sebagai waktu terjadinya Big Bang tersebut. Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan

Seperti yang saya bilang sebelumnya Georges Lemaître adalah orang pertama yang mengajukan teori big bang ini walaupun pada saat itu di tidak menyebut sebagai "Big Bang" melainkan "hipotesisatom purba" .

Dan teori ini bergantung pada relativitas umum Albert Einsten dan beberapa asumsi asumsi sederhana.

kemudian berlanjut dengan diperkuat nya teori ini oleh Alexander Friedmann dengan merusmuskan ledakan big bang tersebut.Kemudian Edwin Hubble pada tahun 2009 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbandiung lurus dengan geseran merahnya.

Dan si Lemaitre sendiri pada tahun 1927 mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita: semakin jauh, semakin cepat kecepatan tampaknya.

Jadi logikanya jika jarak antar gugus galaksi saja terus meningkat dengan kecepatannya , maka ada satu kejadian dimana mereka pernah berdekatan di masa lalu.

beberapa ilmuwan juga menyatakan bahwa pada saat itu keadaan jenis dan suhu sangat ekstrem , membuat partikel raksasa terbentuk dam kemudian perubahan perubahan lainnya juga terbentuk seperti munculnya unsur unsur ringan yang tersebar di seluruh kosmos.

Dan sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur unsur ringan melalui proses nuklir di dalam alam semesta yang kemudian mengembang dan mendingin dalam beberapa menit.

Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya.Hal ini diperkuat dengan teori relativitas umum untuk memantau pergerakan galaksi terhadap satu sama lain .

Dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali lagi ke awal atau mungkin berkembang terus menerus. Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.

Kemudian sepeti yang kalian tahu bapak astronom AS ,Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi nan jauh disana dimana mereka bergerak menjauhi kita dengan kecepatan yang sangat tinggi.


 Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari pengembangan di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar(The Big Bang).

Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nyaris nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. Dan sesudah itu, kurang lebih jutaan tahun berikutnya, Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin.

Alam Semesta berkembang, dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Alam Semesta akan mengembang terus,namun dengan kelajuan yang semakin kecil,dan semakin kecil, meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi, ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa milyar tahun lagi.

Sauce : Wikipedia , Space.com , earthow.com , google ,etc.

Selasa, 23 Oktober 2018

Seberapa Cepat Bumi Bergerak?

Seberapa Cepat Bumi Bergerak
Seberapa Cepat Bumi Bergerak


Space Tekloggers-Halo semuanya ,sebelum menyangkut lebih dalam tentang space mari kita ketahui lebih dulu tentang tempat yang kita injak ini yaitu Earth chan eh bumi.

Masih befikir kamu cuma diam ?nyatanya kamu berdiri diatas sebuah bola yang memiliki kecepatan lebih cepat dibandingkan sebuah supercar ,ataupun rocket meluncur diangkasa.Masih befikir "gw cuma bisa diem?"

Ok kali ini tekloggers pengen membahas tentang seberapa cepat sih Bumi bergerak?Kenapa admin membuat materi ini? karena terinsipirasi dari video time-lapse baru dari NASA yang menampilkan 3000 gambar dari kamera satelit dalam waktu satu tahun rotasi bumi.Hmmm

Beberapa ahli astronom mengatakan bahwa kita hidup di alam semesta "geosentris" , artinya matahari adalah pusat dari segalanya ,dan bumi berputar disekitarnya.

Namun ,terkadang planet akan kembali ke titik awal sebelum melanjutkan gerakan ke depan,gerakan inilah disebut dengan "retrograde" kejadian dimana Bumi mengejar planet lain di orbitnya.

for example:
Mars mengorbit lebuh jauh dari matahari daripada bumi.Namun pada satu titik di orbit masing masing Bumi ,kita bertemu planet mars dan menyusulnya}
Ketika kita melewatinya, planet itu bergerak mundur ke langit. Kemudian bergerak maju lagi setelah kami menyusul.
kembali ke topik..😋


Seberapa cepat kita berputar?


Perputaran Bumi adalah konstan, tetapi kecepatannya tergantung pada garis lintang dimana kita berada, contohnya. Lingkar (jarak sekitar bagian terbesar dari Bumi) kira-kira 24.898 mil (40.070 kilometer), menurut NASA. (Daerah ini juga disebut khatulistiwa.) Jika Anda memperkirakan bahwa satu hari adalah 24 jam, kamu dapat membagi keliling dengan panjang hari dan menghasilkan kecepatan di khatulistiwa sekitar 1.037 mph (1.670 km / jam).

Anda tidak akan bergerak cukup cepat di lintang lain. Jika setengah dunia bergerak pada 45 derajat dalam garis lintang (baik utara atau selatan), kalian bisa menghitungnya dengan kosinus .

Ok begini cara menghitungnya , Kosinus Kosinus dari 45 adalah 0,707, sehingga kecepatan putaran pada 45 derajat kira-kira 0,707 x 1037 = 733 mph (1,180 km / jam).
Kecepatan ini mungkin bisa berkurang ketika kalian pergi jauh ke utara atau selatan.

Hal ini dimanfaatkan oleh perusahaan astronomy ,seperti contohnya ketika NASA mengirim manusia ke stasiun luar angkasa internasional ,peluncurannya akan dilakukan di dekat khatulistiwa (florida),dengan begitu roket mendapatkan dorongan kecepatan untuk membantu mereka terbang ke angkasa

Seberapa cepat Bumi mengorbit matahari?


Perputaran Bumi, tentu saja, bukanlah satu-satunya gerakan yang kita miliki di ruang angkasa. Kecepatan orbital kami di sekitar matahari adalah sekitar 67.000 mph (107.000 km / jam), gimana cara ngitungnya?...kita dapat menggunakan rumua geometri dasar.

Pertama, kita harus mencari tahu seberapa jauh Bumi berjalan. Bumi membutuhkan sekitar 365 hari untuk mengorbit matahari. Orbit adalah elips,
tetapi dengan matematik akan lebih sederhana

katakanlah itu lingkaran. Jadi, orbit Bumi adalah keliling lingkaran. Jarak dari Bumi ke matahari - disebut satuan astronomi - adalah 92.955.807 mil (149.597.870 kilometer), menurut International Astronomers Union. Itu adalah jari-jari (r). Lingkar lingkaran sama dengan 2 x π x r. Jadi dalam satu tahun, Bumi menempuh sekitar 584 juta mil (940 juta km).

Karena kecepatan sama dengan jarak yang ditempuh selama waktu yang dibutuhkan, kecepatan Bumi dihitung dengan membagi 584 juta mil (940 juta km) dengan 365,25 hari dan membagi hasil tersebut dengan 24 jam untuk mendapatkan mil per jam atau km per jam. Jadi, Bumi menempuh sekitar 1,6 juta mil (2,6 juta km) per hari, atau 66.627 mph (107.226 km / jam).

Lalu bagaimana dengan galaxy atau bintang kita yaitu matahari?..

menurut data matahari berada 25.000 tahun cahaya dari pusat tengah galaxy.
menurut Stanford University. Matahari dan tata surya tampak bergerak pada 200 kilometer per detik, atau pada kecepatan rata-rata 448.000 mph (720.000 km / jam). 

Bahkan pada kecepatan yang cepat ini, tata surya akan memakan waktu sekitar 230 juta tahun untuk melakukan perjalanan sepanjang jalan di sekitar Bima Sakti.

Bima Sakti juga bergerak di ruang angkasa relatif terhadap galaksi lain. Sekitar 4 miliar tahun, Bima Sakti akan bertabrakan dengan tetangga terdekatnya, Galaksi Andromeda. Keduanya bergegas ke arah satu sama lain di sekitar 70 mil per detik (112 km per detik).

Apa yang akan terjadi jika Bumi berhenti berputar?


lalu apa yang terjadi jika bumi berhenti berputar?..Jika kalian befikir akan terpental ke ruang angkasa ,tenang teori ini tidak benar karena bumi tetap memiliki gravitasinya..

Inilah yg terjadi jika buni berhenti berputar:

  • >Atmosfer sama cepatnya dengan rotasi bumi yaitu 107.226 km / jam ,jadi semua benda yg berada di daratan akan tersapu termasuk orang ,bangunan dan bebatauan.
  • >satu, medan magnet mungkin akan hilang karena dianggap sebagian dihasilkan oleh spin.
  • >Kami akan kehilangan aurora warna-warni kami.
  • >sabuk radiasi Van Allen yang mengelilingi Bumi mungkin akan hilang juga
  • >Bumi tidak memiliki pelindung yang cukup kuat nightmare radiasi biohazard dari matahari dapat terjadi.

Bagaimana jika prosesnya lebih bertahap? 

Ini adalah skenario yang lebih mungkin selama miliaran tahun, kata NASA, karena matahari dan bulan menarik-narik putaran Bumi. Itu akan memberi banyak waktu bagi manusia, hewan dan tumbuhan untuk terbiasa dengan perubahan.

Dengan hukum fisika, yang paling lambat Bumi bisa memperlambat putarannya akan menjadi 1 rotasi setiap 365 hari. Situasi itu disebut "sun synchronous" dan akan memaksa satu sisi planet kita untuk selalu menghadapi matahari, dan sisi lain untuk secara permanen menghadapinya. Sebagai perbandingan: Bulan Bumi sudah dalam rotasi Bumi-sinkron di mana satu sisi bulan selalu menghadap kita, dan sisi lain berlawanan dengan kita.

-Khatami